Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Halo Akuntansi – Sebelumnya kita telah membahas mengenai jurnal akuntansi perusahaan jasa Salon Rini Mode. Setelah membuat jurnal, maka siklus akuntansi selanjutnya adalah posting pada buku besar.

Ini adalah posting yang bersambung sebagaimana telah di bahas sebelumnya :

  1. Contoh Soal Perusahaan Jasa
  2. Pen-Jurnal-an (Jurnal Umum)
  3. Input Buku Besar dan pembuatan laporan Neraca Awal
  4. Penyesuaian dan Pembuatan Neraca lajur
  5. Pembuatan Laporan Keuangan

Dan sekarang kita ada pada langkah ketiga yaitu input buku besar dan pembuatan neraca Awal.

Buku besar ini di buat berdasarkan transaksi dari Salon Ibu Rini (Rini Mode) yang ada sekitar 31. Transaksi.

Dari hasil transaksi Rini Mode di peroleh sebanyak 19 Perkiraan atau akun yaitu :

Aktiva Lancar dan Aktiva Tetap

  1. Kas
  2. Kas Bank
  3. Piutang
  4. Persediaan
  5. Inventaris Kantor
  6. Inventaris Toko
  7. Inventaris Tenda Kursi
  8. Sewa Dibayar di Muka

Pasiva Sebanyak dua jenis

  1. Utang Bank
  2. Modal

Pendapatan sebanyak 2 jenis

  1. Pendapatan Jasa Salon
  2. Pendapatan Sewa Tenda

Biaya-biaya sebanyak 7 jenis

  1. Biaya Gaji
  2. Biaya Perlengkapan
  3. Biaya Listrik
  4. Biaya Air
  5. Biaya Rental
  6. Biaya Promosi
  7. Biaya Lain Lain

Berdasarkan hasil jurnal yang di peroleh pada artikel Penjurnalan, maka kas memperoleh transaksi paling banyak terpengaruh. Dan berikut ini adalah hasil dari Penjunalan tersebut setelah proses input ke dalam buku besar.

Sebelumnya kami mohon maaf karena tak bisa menampilkan dalam bentuk teks karena kolom tidak muat atau tampilan tidak rapi, maka tiap perkiraan kami tampilkan dalam bentuk gambar. Bila ingin memiliki filenya bisa menghubungi kami di laman sosial media, tapi like dulu yah 😀

Kas

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Dilihat dari buku besar, Saldo kas menunjukkan angka 7.050.000 pada kolom debet. Dan pada tanggal 04 kas mengeluarkan 2 transaksi, karena ini adalah akun kas maka transaksi di catat sekaligus tidak satuan dengan membagi jadi 2 pula.

Kas Bank

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Untuk saldo kas bank juga berada pada posisi Debet dengan saldo terakhir adalah 2.500.000. Transaksi atas Kas bank terjadi 2 kali yaitu pada tanggal 08 saat pencairan pinjaman dan saat tanggal 17.

Piutang

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Piutang Memiliki saldo terakhir adalah nol (Rp. 0 ), karena awalnya ada piutang tanggal 11 namun perjanjian 3 hari lunas maka tanggal 14 piutang pun di terima.

Perlengkapan Salon

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Pembelian Perlengkapan salon juga paling sering terjadi. Dari transaksi Rini mode, perlengkapan sekitar 17 juta, namun setelah perhitungan akhir bulan, sisa perlengkapan sisa saldonya 2.000.000 pada posisi debet.

Peralatan Kantor

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Peralatan kantor memiliki saldo debet, 15 juta dan hanya terjadi sekali transaksi awal usaha Rini Mode di buat.

Peralatan Salon

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Untuk peralatan salon terjadi 2 kali pembelian selama satu bulan. posisi saldo menunjukkan angka 70.000.000 di kolom debet

Peralatan Tenda Kursi

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Untuk tenda kursi, hanya terjadi pembelian baru sekali selama bulan berjalan. Saldo Peralatan Tenda Kursi ada pada posisi Debet dengan Saldo 50.000.000

Sewa Dibayar Dimuka

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Awal membuka salon Ibu Rini hanya menyewa sebuah bangunan selama 1 tahun dengan total sewa 12.000.000. Dan karena belum masuk periode 1 bulan maka saldo tetap masih sama dalam posisi debet.

Kita akan buat transaksinya dalam jurnal penyesuaian (Artikel ke 4)

Utang Bank

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Utang Bank bersaldo 50.000.000 pada kolom kredit sesuai jumlah pinjaman. Belum terbayar atau berkurang karena belum masuk jatuh tempo.

Modal

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Perkiraan modal masih bersaldo 100.000.000 posisi kredit sesuai modal awal dan belum berkurang atau bertambah akibat rugi laba. Mungkin akan terjadi perubahan setelah perhitungan penyesuaian dan perhitungan Rugi Laba.

Pendapatan Salon

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Selama bulan januari terjadi pencatatan pendapatan salon dengan nilai pendapatan sebesar Rp. 27.300.000 dan berada pada posisi kredit.

Pendapatan Sewa Tenda Kursi

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Selama bulan januari ini, Rini mode hanya mendapat order 2 kali untuk sewa tenda dan kursi dan berhasil membukukan pendapatan sebesar 15.000.000

Biaya Gaji

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Rini Mode hanya memiliki 3 karyawan dengan gaji masing-masing sebesar 2.500.000 perbulan. Saldo buku besar biaya gaji sebesar 7.500.000 kolom debet.

Biaya Perlengkapan

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Biasanya perhitungan ini di lakukan dalam jurnal penyesuaian. Namun Rini Mode mencatat lebih awal. Saldo dalam posisi kolom Debet sebesar 15.000.000

Biaya Listrik

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Selama bulan januari, Rini mode menggunakan beban Listrik sebesar 3.000.000 dicatat dalam kolom saldo debet. Dan pembayaran tagihan di lakukan tiap tanggal 25.

Biaya Air

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Sama seperti biaya listrik, biaya air juga di bayar pada tanggal yang sama. Biaya Air di catat pada saldo debet dengan nilai 1.250.000

Biaya Rental Mobil

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Seorang akuntan, harus teliti dalam mencatat, hanya 2 kali order tapi mengapa rental bulanan ini terlihat mahal. Ternyata Rental sudah termasuk tenaga pemasangan tenda. Hingga gaji yang di keluarkan ibu Rini hanya untuk karyawan salon saja, tidak ada untuk karyawan pemasangan tenda.

Saldo Biaya rental ini di bayar bulanan, bukan pertransaksi / order. Saldonya ada dalam posisi kolom debet sebesar 4.000.000

Biaya Promosi

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Ibu Rini ingin tetap melakukan promosi tiap bulannya, sebab ia membuat akun perkiraan biaya promosi. Saldo akun biaya promosi adalah 500.000 posisi debet.

Biaya Lain-lain

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Terakhir adalah biaya lain-lain yaitu mengakomodir biaya yang jarang terjadi. Perkiraan ini juga paling sering di gunakan. Saldo akun Biaya Promosi Rini Mode sebesar 3.000.000 di kolom debet.

Setelah membuat dan memasukkan seluruh transaksi ke buku besar, selanjutnya adalah dengan membuat Neraca Percobaan. Neraca ini belum menunjukkan Rugi Laba dari usaha selama 1 bulan / periode siklus akuntansi.

Berikut adalah neraca percobaan dari hasil transaksi Salon Rini Mode.

Neraca Percobaan

Contoh Buku Besar Perusahaan Jasa

Neraca percobaan di atas adalah hasil transaksi Salon Rini Mode. Dalam membuat neraca percobaan caranya cukup mudah yaitu, sisa memindahkan saldo tiap buku besar pada neraca.

Neraca tersebut merupakan bentuk skontro, dimana neraca ini nantinya akan menempati posisi pertama disebut neraca awal dalam Neraca lajur (Worksheet).

Mengapa di sebut ini adalah neraca percobaan?, karena neraca ini di jadikan alat penguji terhadap pengimputan data kedalam buku besar.

Jika Saldo Debet dan Kredit tidak balance / seimbang, dipastikan ada kesalahan pengimputan data, selanjutnya, bila data saldo debet kredit seimbang dan telah dilakukan pemeriksaan ulang, maka neraca percobaan ini berubah menjadi neraca awal untuk worksheet / neraca lajur.

Demikian artikel kali ini, jangan lupa untuk membagikan tulisan ini bila bermanfaat. Sekalian mohon koreksi bila kami salah memasukkan gambar buku besar karena artikel ini lumayan panjang dan penuh perjuangan untuk membuatnya, hahaha Salam Anak Akuntansi !

Jangan lupa BAGIKAN, Terima Kasih !

COMMENTS