Pengertian Transaksi dan Fungsi Bukti Transaksi Dalam Akuntansi

Pengertian Transaksi dan Fungsi Bukti Transaksi Dalam Akuntansi

Halo Akuntansi – Sebelumnya saya pernah membuat artikel pengenalan bukti transaksi. Namun Tulisan tersebut adalah tulisan dalam konteks pengenalan secara dasar atau praktikal. Dimana tulisan itu dapat sobat lihat di artikel Bukti Transaksi, Fungsi dan Jenisnya.

Dan pada kesempatan kali ini kita coba untuk menjelaskan apa itu transaksi dan bukti transaksi jika di jelaskan secara Teori atau Akademik.

Pengertian Transaksi Dalam Akuntansi

Apa yang dimaksud dengan transaksi ?

Transaksi adalah suatu aktivitas perusahaan yang menimbulkan perubahan terhadap posisi harta keuangan perusahaan.

Jadi setiap terjadinya sebuah aktivitas dalam perusahaan yang mempengaruhi posisi keuangan perusahaan maka digolongkan sebagai transaksi akuntansi.

Sedangkan untuk transaksi sendiri digolongkan dalam 2 jenis transaksi yaitu :

  1. Transaksi Intern yaitu transaksi yang terjadi hanya didalam bagian-bagian perusahaan misalnya penghitungan akumulasi penyusutan dan pembayaran gaji karyawan.
  2. Transaksi ekstern yaitu transaksi yang terjadi antara perusahaan dengan pihak diluar perusahaan. Contoh untuk transaksi ini seperti penjualan, pembelian, bayar biaya telpon atau bayar biaya air.

Kedua jenis transaksi di atas tentu mempengaruhi kekayaan perusahaan secara keuangan dan inilah yang di sebut sebagai transaksi.

Apa yang dimaksud dengan Administrasi transaksi ?

Setiap terjadi transaksi maka di lakukan pencatatan, pencatatan inilah yang disebut sebagai Administrasi Transaksi. Jadi Administrasi Transaksi adalah kegiatan dalam mencatat seluruh perubahan posisi keuangan perusahaan yang dilakukan secara sistematis berdasarkan kronologi yang di dasarkan pada prinsip-prinsip khusus sehingga pencatatan dapat menyajikan informasi untuk pihak perusahaan dan pihak lain.

Adapun prinsip-prinsip khusus dalam pencatatan disebutkan dalam wikipedia disebut dengan Sistem Pemrosesan Transaksi atau Transaction Processing System adalah bagian dari sistem informasi yang merupakan sebuah sistem yang menjalankan dan mencatat transaksi rutin harian yang diperlukan untuk menjalankan bisnis.

Apa yang dimaksud dengan transaksi keuangan transaksi bisnis ?

Transaksi keuangan adalah kegiatan yang bersifat ekonomi yang dapat di ukur dengan satuan uang dan mempengaruhi posisi keuangan perusahaan.

Sedangkan transaksi bisnis adalah kejadian-kejadian ekonomi dari suatu bisnis yang secara langsung mempengaruhi kondisi keuangan suatu bisnis, Ini merupakan kegiatan dasar yang mendefinisikan status dalam bisnis. sebagaimana di tulis dalam blog pengertianku.net

Jadi transaksi secara garis besar adalah sebuah kegiatan yang mempengaruhi posisi keuangan perusahaan baik itu kegiatan dalam bagian-bagian perusahaan atau dengan pihak luar perusahaan. Transaksi ini senantiasa di catat dengan menggunakan prinsip-prinsip khusus berdasarkan kronologi dan menghasilkan sebuah informasi penting bagi pihak perusahaan atau pihak lain yang tentunya berdasarkan ijin perusahaan.

Pengertian Bukti Transaksi

Apa yang dimaksud dengan bukti transaksi?

Bukti Transaksi adalah segala catatan memuat informasi sebuah transaksi dalam perusahaan yang mempengaruhi posisi keuangan perusahaan.

Sedangkan bukti Transaksi keuangan adalah Catatan yang memuat semua transaksi yang mengandung beberapa informasi penting sebagai syarat diakuinya bukti transaksi keuangan.

Apa Fungsi bukti Transaksi ?

Fungsi bukti transaksi adalah sebagai alat bukti perekam terhadap sebuah kegiatan dalam perusahaan yang di gunakan sebagai dasar pencatatan dalam sebuah kegiatan akuntansi.

Bila di urut dalam beberapa bagian maka fungsi bukti transaksi dapat di katakan sebagai berikut ( disadur dari blog Akuntansi ):

  1. Sebagai media yang berisikan data informasi keuangan,
  2. Sebagai dasar pencatatan akuntansi,
  3. Untuk mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas timbulnya transaksi,
  4. Untuk mengurangi kemungkinan kesalahan atau kekeliruan dengan cara menyatakan semua kejadian dalam bentuk tulisan,
  5. Untuk menghindari terjadinya duplikasi dalam pengumpulan data keuangan,
  6. Untuk dapat memenuhi fungsi tersebut, bukti transaksi yang ada haruslah

Dalam kesempatan mendatang kita akan membahas lebih jauh mengenai teori akuntansi secara akademik. Jadi jangan lupa untuk berlangganan dengan Halo akuntansi.

Jangan lupa BAGIKAN, Terima Kasih !
  • 19
    Shares

COMMENTS