Logika Akuntansi dan Penerapannya

Logika Akuntansi dan Penerapannya

Halo Akuntansi – Dalam belajar akuntansi kita akan di tuntut untuk bermain logika, inilah mengapa saya suka dengan pelajaran akuntansi karena kita seakan-akan di buat untuk main teka teki silang atau lebih tepatnya mengasah otak untuk berfikir. Dimana kita selalu ingin mengetahui hasil akhir.

Terpenting dalam memahami logika dan inilah yang harus anda pahami !

Logika Akuntansi mengajarkan tidak semua hal yang bertambah itu di Debet saya ulangi, tidak semua hal yang bertambah itu di debet, demikian juga tidak semua hal yang berkurang itu di kredit, saya ulangi lagi bahwa tidak semua hal yang berkurang itu di kredit.

Saya mengulangi kalimat dalam tanda kutip di atas supaya anda memahami dan bukan menghafalnya, karena logika akuntansi ini harus kita pahami di luar kepala secara baik-baik.

Dalam ilmu akuntansi, Debet dan Kredit itu bukan sebuah simbol atau mewakili sifatnya dimana debet di lambangkan sebagai bertambah dan kredit di lambangkan sebagai berkurang.

Debet dan kredit dalam ilmu akuntansi itu melambangkan kolom posisi, artinya ketika terjadi sebuah transaksi maka maka kita di minta untuk berfikir saldo pada akun yang dipengaruhi akan di tempatkan di kolom bagian mana ? apa Kolom Debet Atau Kolom Kredit.

Jadi ingat bukan melambangkan sifat namun melambangkan posisi pada kolom saldo.

Jika saya membuat gambaran tentang Logika akuntansi maka dapat dilihat dalam gambar berikut ini :

Logika Akuntansi Manajemenpower.com

Logika Akuntansi Manajemenpower.com

Mari kita membahas mengenai Logika Akuntansi tersebut di atas.

# Harta 

Bila terjadi transaksi yang mempengaruhi harta maka akan kita tempatkan pada kolom debet bila bertambah dan kolom kredit bila berkurang. Misalnya kas bertambah maka jurnalnya :

  • Kas (Debet) Rp. xx.xxx.xxx

Bila Kas berkurang maka kita akan catat

  • Kas (Kredit) Rp. xx.xxx.xxx

# Utang 

Dilihat dari tabel bila utang kita bertambah maka akan kita kredit dan bila utang berkurang maka kita akan debet.

Misalnya kita melakukan pembayaran utang maka tentu utang kita akan berkurang

  • Utang Dagang (Debet) Rp. xx.xxx.xxx

Jika dilihat bahwa utang kita berkurang tapi kenapa di debet ?? itulah sebabnya bahwa Dalam ilmu akuntansi, Debet dan Kredit itu bukan sebuah simbol atau mewakili sifatnya dimana debet di lambangkan sebagai bertambah dan kredit di lambangkan sebagai berkurang.

Atau ketika kita menambah utang, maka kita akan mendapati jurnal

  • Utang Dagang (Kredit) Rp. xx.xxx.xxx

Utang kita bertambah, tapi kenapa di kredit ?? padahal ini bertambah, kembali lagi bahwa debet kredit di sini tidak mewakili simbol tapi mewakili posisi kolom suatu perkiraan/akun dalam ilmu akuntansi.

# Modal

Untuk modal juga memiliki logika yang sama dengan utang dimana saat terjadi pengurangan modal akan di debet dan saat terjadi penambahan modal akan di kredit.

Kekurangan modal biasanya di pengaruhi oleh 2 faktor yaitu pertama bila usaha mengalami kerugian dan yang kedua adalah bila pemilik perusahaan mengambil prive (Pengambilan pribadi)

Sedangkan yang mempengaruhi terjadinya pertambahan modal biasanya bila terjadi keuntungan dan tentu adanya tambahan modal dari pemilik perusahaan.

#Penjualan / pendapatan

Saat terjadi penjualan maka penjualan bertambah berarti penjualan akan di kredit demikian juga untuk pendapatan. Sedangkan bila terjadi pengurangan penjualan maka akan di debet.

Penjualan di gunakan pada perusahaan dagang dan industri sedangkan khusus akun pendapatan itu di terapkan pada perusahaan jasa saja.

#Pembelian

Bila di lihat dari tabel pembelian bertambah di debet dan pembelian berkurang di kredit.

#Biaya

Sama dengan pembelian, bila bertambah di debet dan bila berkurang di kredit.

Catatan : Sebaiknya untuk memahami logika akuntansi ini secara baik, kuncinya adalah sebagaimana yang saya beri tanda kutip di atas bahwa Debet dan Kredit dalam akuntansi tidak melambangkan simbol dan sifatnya namun melambangkan posisi kolom saldo dalam ilmu akuntansi.

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk terus mengikuti blog ini melalui laman fb Akuntansi ID, serta membagikan tulisan ini bila bermanfaat, terima kasih !

Jangan lupa BAGIKAN, Terima Kasih !

COMMENTS (1)

  • comment-avatar

    […] Baca Juga : Logika Akuntansi dan Penerapannya […]